Isi tulisan
Empat hal yang berubah begitu ada cabang kedua
- Setiap catatan harus tahu cabangnya. Order, stok, sesi kas, dan pegawai semuanya perlu penanda cabang, atau laporan tidak bisa dipisah lagi.
- Hak akses jadi penting. Kepala cabang A sebaiknya tidak melihat, apalagi mengubah, angka cabang B.
- Harga bisa berbeda per lokasi. Sewa dan upah berbeda antar kota, jadi katalog harga per cabang biasanya diperlukan lebih cepat dari yang diduga.
- Anda butuh dua tampilan laporan. Per cabang untuk menilai kinerja, dan gabungan untuk menilai usaha.
Stok per cabang, bukan satu kolam
Kesalahan yang umum adalah memperlakukan stok sebagai satu angka untuk seluruh usaha. Sabun di cabang A tidak bisa dipakai di cabang B tanpa ada yang mengantarkannya. Stok perlu dihitung per lokasi, dan pemindahan antar cabang perlu dicatat sebagai perpindahan — bukan diam-diam berkurang di satu sisi.
Yang perlu ditanyakan ke vendor mana pun
- Apakah harga layanan bisa berbeda per cabang, atau satu katalog untuk semua?
- Bisakah seorang pegawai dibatasi hanya ke satu cabang?
- Apakah laporan gabungan tersedia, atau harus digabung manual di spreadsheet?
- Bagaimana perpindahan stok antar cabang dicatat?
- Berapa biaya tambahan per cabang? Tanyakan angkanya, bukan "tergantung".
Di mana Qilap berdiri soal ini
Perlu dikatakan apa adanya. Struktur datanya sudah siap cabang — setiap tabel membawa penanda cabang, jadi penambalan mahal yang disebut di atas tidak perlu terjadi. Tetapi saat ini Qilap beroperasi untuk satu cabang. Menambah lokasi kedua adalah pekerjaan konfigurasi dan penggelaran, bukan migrasi ulang, dan itu berarti Anda akan menjadi yang pertama menjalankannya.
Kalau rencana cabang Anda dekat, itu justru bahasan yang lebih baik dilakukan lewat percakapan langsung daripada lewat halaman fitur.
